Candi Kalasan

Feb 27, 2011 by     No Comments    Posted under: Candi


Candi Kalasan terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya sekitar 16 km ke arah timur dari kota Yogyakarta. Dalam Prasasti Kalasan dikatakan bahwa candi ini disebut juga Candi Kalibening, sesuai dengan nama desa tempat candi tersebut berada.

Tidak jauh dari Candi Kalasan terdapat sebuah candi yang bernama  Candi Sari. Kedua candi tersebut memiliki kemiripan dalam keindahan bangunan serta kehalusan pahatannya. Ciri khas lain yang hanya ditemui pada kedua candi itu ialah digunakannya vajralepa (bajralepa) untuk melapisi ornamen-ornamen dan relief pada dinding luarnya.

Umumnya sebuah candi dibangun oleh raja atau penguasa kerajaan pada masanya untuk berbagai kepentingan, misalnya untuk tempat ibadah, tempat tinggal bagi biarawan, pusat kerajaan atau tempat dilangsungkannya kegiatan belajar-mengajar agama. Keterangan mengenai Candi Kalasan dimuat dalam Prasasti Kalasan yang ditulis pada tahun Saka 700 (778 M). Prasasti tersebut ditulis dalam bahasa Sanskerta menggunakan aksara pranagari. Dalam Prasasti Kalasan diterangkan bahwa para penasehat keagamaan Wangsa Syailendra telah menyarankan agar Maharaja Tejapurnama Panangkarana mendirikan bangunan suci untuk memuja Dewi Tara dan sebuah biara untuk para pendeta Buddha. Menurut prasasti Raja Balitung (907 M), yang dimaksud dengan Tejapurnama Panangkarana adalah Rakai Panangkaran,  putra Raja Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno.

Rakai Panangkaran kemudian menjadi raja Kerajaan Mataram Kuno yang kedua. Selama kurun waktu 750-850 M kawasan utara Jawa Tengah dikuasai oleh raja-raja dari Wangsa Sanjaya. Selama kurun waktu yang sama Wangsa Syailendra  berkuasa di bagian selatan Jawa Tengah. Pembagian kekuasaan tersebut berpengaruh kepada karakter candi-candi yang dibangun di wilayah masing-masing pada masa itu. Kedua Wangsa tersebut akhirnya dipersatukan melalui pernikahan Rakai Pikatan Pikatan (838 – 851 M) dengan Pramodawardhani, Putra Maharaja Samarattungga dari Wangsa Syailendra. (Sumber: pnri.go.id)

Lapisan Semen Kuno

Keunikan Candi Kalasan terdapat pada hiasan yang indah dan pahatan batunya halus. Selain itu ornamen dan relief pada dinding luarnya dilapisi sejenis semen kuno yang disebut Valjralepa. Menggunaan Valjralepa bertujuan untuk melindungi candi dari lumut dan jamur. Valjralepa juga memperhalus pahatan relief dan memberi efek warna keemasan pada Candi. Lapisan valjralepa jarang ditemukan pada candi-candi kawasan Prambanan. Selain candi Kalasan candi yang menggunakan Valjralepa yaitu candi Sari. Candi Sari merupakan satu rangkaian dengan pembangunan candi Kalasan. Candi Kalasan sebagai tempat peribadatan sedangkan candi Sari berfungsi sebagai asrama.

[nggallery id=4]

Kata Kunci Dari Mesin Pencari :

Pahatan yang terdapat pada dinding candi disebut,candi kalasan,gambar candi kalasan,candi dan keterangannya,candi kalasan peninggalan kerajaan,sejarah candi kalasan,pahatan pada dinding candi disebut,candi kalasan peninggalan agama,pahatan yang terdapat pada dinding candi,pahatan dinding candi disebut,gambar candi dan keterangannya,candi kalasan dan keterangannya,Pahatan yg terdapat pada dinding candi disebut,pahatan di dinding candi disebut,pahatan yang terdapat di dinding candi disebut,candi kalasan peninggalan kerajaan apa,candi kalasam merupakan peninggalan kerajaan,pahatan pada dinding candi,Peninggalan bersejarah candi kalasan,pahatan dinding candi di sebut dengan,pahatan di dinding candi yang indah disebut dengan,candi kalasan peninggalan agama apa,candi kalasan peninggalan agama dan kerajaan apa,candi kalasan peninggalan dari kerajaan apa,candi kalasan adalah peninggalan kerajaan,candi kalasan adalah candi peninggalan agama,Hiasan pahatan indah yang terdapat pada dinding candi disebut?,nama pahatan di dinding candi,candi kalasan bercorak,cadi kalasan peninggalan agama?

 

Silahkan Memberi Komentar!

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Translate

EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish

Artikel Populer